Popular posts

Hana Lu'lukil Maknun On Jumat, 22 Februari 2013


"KISAH NYATA PENGORBANAN IBU TERHADAP BALITA USIA 3 BULAN"

Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa itu mereda, ketika tim penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayatnya melalui celah-celah. Tapi entah bagaimana posenya aneh bahwa dia berlutut di lututnya seperti orang yg menyembah, tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang seperti menahan suatu benda. Rumah runtuh telah menimpa punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita. Dia berharap bahwa wanita ini bisa masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku mengatakan bahwa dia telah meninggal dunia.

Dia dan seluruh tim meninggalkan rumah tersebut dan mencari bangunan runtuh berikutnya. Untuk beberapa alasan, pemimpin tim didorong oleh suatu kekuatan yg menarik dia untuk kembali ke rumah kehancuran wanita yang sudah meninggal. Sekali lagi, dia berlutut dan digunakan telah melalui celah-celah sempit untuk mencari ruang kecil di bawah mayat. Tiba-tiba, ia berteriak dengan kegembiraan, "A..!!-da seorang anak! "Seluruh tim bekerja sama dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda-benda rusak di sekitar wanita tersebut. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus dalam selimut bunga di bawah tubuh ibunya yang sudah meninggal. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan besar untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumah runtuh, ia menggunakan tubuhnya membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya. Dokter medis datang dengan cepat memeriksa kondisi anak kecil tersebut.

Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada PESAN TEKS pada layar. Dikatakan, "Jika engkau dapat bertahan hidup, engkau harus ingat bahwa aku "MENCINTAI-mu ANAK-ku" ponsel berkeliling dari satu tangan ke tangan lain. Setiap orang yg membaca pesan tersebut MENANGIS. CINTA ibu pada anaknya

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments